Pak Hendra, HSE Manager di proyek gedung 25 lantai Jakarta Selatan, mengingat momen penting.
Hari itu, AMPD Enertainer pertama kali dinyalakan di site.
Ia tidak langsung memikirkan penghematan.
Ia merasakan sesuatu yang lebih sederhana.
Udara terasa bersih dan mudah dihirup.
Sebelumnya, dua genset diesel bekerja 14 jam setiap hari.
Asap, bau, dan suara menjadi bagian dari rutinitas.
Semua orang menganggapnya normal.
Padahal, kondisi itu tidak pernah benar-benar aman.
Biaya Tersembunyi yang Selama Ini Diabaikan
Tim proyek awalnya fokus pada biaya operasional.
Sewa genset mencapai Rp 34 juta per bulan.
Biaya fuel mencapai Rp 40 juta per bulan.
Total biaya energi mencapai Rp 74 juta setiap bulan.
Angka ini menggerus margin proyek hingga 18 persen.
Solusinya adalah AMPD Enertainer untuk proyek konstruksi.
Setelah implementasi, OPEX turun menjadi Rp 20,8 juta.
Penghematan mencapai 82 persen per bulan.
Namun dampak terbesar bukan hanya pada angka.
Perubahan Nyata di Lapangan
Dalam 30 hari pertama, perubahan langsung terlihat.
Tidak ada complaint dari warga sekitar.
Sebelumnya, complaint rutin terjadi setiap bulan.
Produktivitas shift malam meningkat secara alami.
Pekerja tidak lagi terpapar gas buang saat mulai bekerja.
Komunikasi di lapangan menjadi lebih efektif.
Noise turun dari 92 dBA menjadi 65 dBA.
Instruksi bisa disampaikan tanpa teriak.

Dampak HSE yang Paling Terasa
Tiga bulan kemudian, dilakukan survei internal.
Sebanyak 87 persen pekerja merasakan udara lebih bersih.
PM2.5 dari diesel sebelumnya menjadi risiko utama.
Paparan jangka panjang berdampak pada kesehatan paru.
Dengan menghilangkan genset, sumber emisi utama hilang.
Lingkungan kerja menjadi lebih aman.
Efisiensi Operasional Tanpa Gangguan
Sebelumnya, fuel truck datang dua kali setiap minggu.
Setiap pengisian mengganggu operasional selama satu jam.
Area genset harus dikosongkan sementara.
Risiko tumpahan solar selalu ada.
Dengan sistem ini, tidak ada lagi refueling.
Operasi berjalan tanpa interupsi.
Hubungan dengan Komunitas Membaik
Lokasi proyek hanya 30 meter dari perumahan warga.
Keluhan sebelumnya sering muncul setiap bulan.
Setelah implementasi, tidak ada complaint selama lima bulan.
Hubungan dengan warga menjadi lebih harmonis.
Hal ini menjadi nilai tambah dalam tender berikutnya.
Hasil yang Terukur
Penghematan OPEX mencapai 82 persen.
Fuel truck turun dari 8 kunjungan menjadi nol.
Noise turun signifikan.
Tidak ada spillage sejak implementasi.
Emisi CO2 berkurang hingga 60 ton selama proyek.
Mayoritas pekerja merasakan peningkatan kualitas udara.
Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Penghematan
Perubahan ini melampaui ekspektasi awal.
AMPD Enertainer untuk proyek konstruksi bukan hanya solusi biaya.
Ia mengubah cara kerja, kesehatan, dan hubungan sosial.
Site menjadi lebih efisien dan lebih manusiawi.
Transformasi ini sudah bisa dimulai sekarang.
Ingin tahu bagaimana transformasi ini bisa terjadi di proyek Anda? Mulai dengan konsultasi gratis.
Whatsapp : +62 811-8111-3032
Email : sales@protk.co.id

