Industri data center di wilayah Jabodetabek berkembang sangat pesat.
Kawasan seperti DKI Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Depok menjadi pusat pertumbuhan fasilitas hyperscale dan colocation.
Lingkungan data center memiliki risiko kebakaran yang tinggi.
Perangkat server beroperasi selama 24 jam tanpa henti.
Beban listrik tinggi meningkatkan potensi overheating.
Karena itu, Fire Detection and Alerting System VESDA menjadi solusi utama.
Sistem ini mampu mendeteksi partikel asap pada tahap sangat dini.
Early warning membantu tim facility melakukan tindakan sebelum api berkembang.
Fire Detection and Alerting System VESDA bekerja dengan aspirating smoke detection.
Sistem ini menyedot udara melalui jaringan pipa sampling.
Udara tersebut dianalisis oleh detector berteknologi laser.
Pentingnya Maintenance Berkala
Data center menuntut sistem proteksi yang selalu siap.
Tim teknis harus melakukan inspeksi dan pengujian secara terjadwal.
Perawatan rutin menjaga akurasi deteksi dan keandalan sistem.
Berikut ruang lingkup maintenance yang perlu dilakukan secara detail.
1. Inspect EWSD Panel
Teknisi harus inspect 100% EWSD panel.
Pastikan panel terlihat jelas dan mudah diakses.
Bersihkan debu dan kontaminan dari permukaan panel.
Panel yang bersih membantu monitoring berjalan optimal.
2. Check Power Supply and Battery
Periksa kondisi power supply secara menyeluruh.
Lakukan battery test pada 100% installed battery.
Pastikan kapasitas battery sesuai spesifikasi.
Battery yang lemah dapat mengganggu sistem saat power failure.

3. Test Pipe Integrity Smoke Test dengan PASCV System
Lakukan advance smoke test menggunakan PASCV system.
Uji 50% sampling points setiap periode maintenance.
Pastikan seluruh sampling points teruji dalam satu tahun.
Verifikasi alarm aktif melalui integrasi dengan PASCV system.
4. Clean Sampling Point dan Flush Pipe Network
Bersihkan sampling point yang kotor atau tersumbat.
Lakukan flush pada pipe network untuk menjaga airflow stabil.
Sumbatan kecil dapat menurunkan sensitivitas deteksi asap.
5. Test All Loops
Uji seluruh detection loops tanpa terkecuali.
Pastikan setiap loop mengirim sinyal dengan baik ke panel.
Loop yang bermasalah harus segera diperbaiki.
6. Inspect Pipes, Fittings, and Joints
Periksa kondisi pipes, fittings, dan joints secara visual.
Pastikan tidak ada kebocoran atau keretakan.
Kebocoran kecil dapat mengganggu pembacaan airflow.
7. Inspect dan Replace Filter
Periksa kondisi filter pada detector.
Ganti filter jika terlihat kotor atau melewati batas pakai.
Filter bersih menjaga performa sensor tetap optimal.
8. Record Raw Airflow dan Pipe Flow Reading
Catat raw airflow readings secara detail.
Rekam pipe flow reading sebagai data historis.
Bandingkan hasil pembacaan dengan baseline commissioning.
ODG Nusantara Jaya memastikan Fire Detection and Alerting System VESDA Anda bekerja presisi, andal, dan siap melindungi data center tanpa kompromi.
Data center di Jabodetabek membutuhkan sistem proteksi yang presisi.
Maintenance terstruktur menjaga Fire Detection and Alerting System VESDA tetap andal.
Inspeksi rutin membantu mencegah downtime dan kerugian operasional.

